26 October 2021

Buah Pir Efektif Mengatasi Masalah Pencernaan. Mitos Atau Fakta?

By Kalbe Consumer Health

Pears Can Overcome Digestive Problems.png

Kebanyakan orang hanya tahu buah pepaya sebagai buah yang ampuh mengatasi sembelit. Hal itu sangat beralasan, karena tidak ditagukan lagi kandungan serat yang tinggi pada buah pepaya efektif mencegah dan mengatasi masalah sembelit dengan cepat dan tepat.

Penelitian dari Neuroendocrinology letters research mengungkapkan jika pepaya adalah buah yang memiliki kandungan nutrisi lengkap yang berfungsi menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mengatasi berbagai macam masalah pencernaan seperti sindrom usus besar (IBS). Akan tetapi, selain pepaya, ada buah lain yang dapat mengatasi sembelit dan menjaga kesehatan pencernaan secara keseluruhan. Buah itu adalah buah Pir.

Dapatkah buah Pir mengatasi sembelit?

US Office of Disease Prevention and Health Promotion merekomendasikan pria usia dibawah  50 tahun untuk mengonsumsi 30 -33 gram serat per hari. Sementara wanita dengan usia yang sama disarankan untuk mengonsumsi 25 -28 gram serat perhari.Sementara itu, penelitian tersebut juga merekomendasikan pria usia 50 keatas untuk mendapatkan asupan serat 28 gram per harinya, dan wanita dengan usia yang sama disarankan untuk mengonsumsi 22 gram serat setiap hari.

Buah pir ukuran sedang mengandung 5.5 gram serat. Kandungan serat yang cukup tinggi dibandingkan dengan buah yang lain.

Tidak hanya itu, buah pir mengandung beberapa nutrisi yang lain seperti pektin, yaitu serat larut air ( water -soluble fiber), yang memberikan nutrisi untuk bakteri baik dalam usus dan membatasi jumlah bakteri jahat dalam usus.

Dengan kandungan ini, buah pir terbukti ampuh dalam mencegah sembelit.Hal ini dikarenakan buah pir memliki kandungan fruktosa dan sorbitol yang berfungsi untuk mengatasi sembelit. Bahkan kedua jenis gula tersebut lebih tinggi kandungannya pada buah pir dibandingkan buah yang lain.Tubuh tidak mencerna fruktosa dan sorbitol tetapi secara langsung mengalirkannya ke usus besar.

Dalam usus besar, fruktosa dan sorbitol berperan sebagai penarik air yang membantu membuat feses menjadi lebih lembut dan lebih mudah dikeluarkan. Semakin banyak mengonsumsi buah bir semakin cepat dan mudah masalah sembelit bisa diatasi.

Manfaat Buah pir untuk pencernaan

Tidak hanya mencegah dan mengatasi sembelit, seperti dikutip dari Medical News Today, buah pir juga efektif dalam mengatasi Divertikulitis. Suatu kondisi dimana kantong kecil di dinding usus besar mengalami infeksi dan peradangan.

Buah Pir juga efektif memaksimal proses detoksifikasi atau proses pengeluaran racun dalam tubuh. Tidak hanya efektif dalam mencegah penyakit, proses detoksifikasi yang maksimal membantu menilihara kesehatan usus dan efektif mencegah sembelit.

Selain cocok untuk mengatasi masalah sembelit, buah pir juga cocok untuk orang dengan sakit asam lambung. Bahkan serat dan pektin yang terkandung dalam buah pir dapat mengurangi tingkat keasaman lambung. Selain buah pir, banyak buah lain juga yang bisa dikonsumsi untuk menilihara kesehatan sistem pencernaan seperti buah berry, pepaya, alpukat, pisang, jeruk dan apel. Khususnya buah apel, kandungan serat tertinggi ada pada kulitnya.

Supaya mendapatkan manfaat lebih dari buah pir, pastikan konsumsi buah pir dengan buah lain serta sayuran hijau. Jika gejala sembelit berlangsung selama lebih dari Tiga hari, cukupi asupan cairan tubuh dan segera hubungi dokter. Bantuan obat pencahar atau laksatif diperlukan untuk mengatasi sembelit sesuai anjuran dokter.

Sumber :

Healthline. Diakses pada 2021. 9 Health and Nutrition Benefits of Pears.

Medical News Today. Diakses pada 2021. What to Know About Pears.

Related Articles

Related Articles

More Articles

No Article Available

Change Location

Global Website

undefined